Memilih dan Mengenal Kayu yang Cocok untuk Diukir

Ketika Anda akan mengukir  maka pemilihan kayu yang tepat menjadi kemudahan yang nantinya akan dirasakan secara langsun. Jika Anda tidak memeprhatikan ciri kayu yang baik untuk diukir maka masalah seperti ketahanan, hasil ukiran dan kemudahan mengukir tentu akan terganggu.

Berikut ini hal yang perlu Anda lakukan ketika memilih jenis kayu yang tepat.

  • Pilih kayu berdasarkan fungsinya

Untuk memilih jenis kayu terbaik, Anda perlu tahu untuk tujuan apa seni itu diciptakan. Sesuatu yang akan digunakan di dapur, seperti sendok atau mangkuk harus dibuat dari kayu keras yang menyerap sedikit kelembapan. Ini juga harus tahan lama dan tidak pecah pada gigitan pertama jika itu adalah sendok.

Selain itu, tidak semua kayu keras dapat digunakan di mana-mana. Misalnya, mangkuk yang terbuat dari kayu keras seperti Oak atau Ash tahan lembab dengan baik tetapi bernoda sangat cepat bersentuhan dengan minyak. Oleh karena itu, tidak dapat digunakan sebagai mangkuk biasa untuk makan karena minyak di dalam makanan akan mengotori kayu.

  • Kayu lunak mudah diukir dan tidak membuat pisau tumpul

Salah satu masalah berulang yang dihadapi para pemahat kayu adalah alat pisau mereka tumpul dengan menggunakan jenis kayu yang salah. Ini umumnya dikenal di antara pemahat kayu profesional yang menggunakan kayu lunak akan membantu memperpanjang umur alat pengukir.

Kayu seperti kayu bass atau pinus sangat baik untuk menghasilkan karya berkualitas dengan sedikit usaha. Mereka mudah diukir dan akan menyebabkan kerusakan terbatas pada alat-alat ukiran.

Berbeda dengan kayu keras seperti oak putih sulit untuk dikerjakan dan akan sering merusak alat ukiran jika tidak ditangani dengan benar. Bahkan dapat menyebabkan cedera pada pengguna karena slippage blade sering terjadi pada material yang keras dan padat.

  • Arah serat kayu memutuskan hasil akhirnya

Ketika kayu keras maka sangat sulit dan membutuhkan alat yang sering diasah,  untuk memudahkannya maka ukir kayu di seluruh pori kayu. Hal ini terutama berlaku saat mengukir kayu keras.

Cara yang aman untuk menyelesaikan pekerjaan dengan cepat dan mudah adalah dengan memukul pisau ke arah pori kayu. Ini akan menghasilkan pengalaman ukiran yang lebih mudah dan lebih nyaman. Apalagi jika Anda menggunakan softwood. Ini akan membelahnya dengan sangat mudah.

Namun, memotong serat kayu memang memiliki kelebihan tersendiri. Hasil akhir dari pahatan mengikuti pori kayu akan memberikan hasil akhir yang lebih halus dan halus.  Kayu lunak seperti basswood memberikan hasil yang sangat baik ketika digunakan baik di sepanjang atau di seluruh serat kayu. Cobalah tes dengan cepat untuk melihat mana yang paling berhasil untuk Anda.

  • Pastikan kayu aman dan tidak menyebabkan alergi
Memilih dan Mengenal Kayu yang Cocok untuk Diukir

Tidak semua kayu aman untuk dapat diolah. Beberapa kayu beracun dan dapat menyebabkan dermatitis.

Sekitar 5% dari pengguna mengalami reaksi alergi ketika memahat. Ini bisa menjadi kulit menjadi merah saat bersentuhan dengan kayu. Namun, ada beberapa kayu yang dianggap aman untuk ukiran. Basswood, oak, pinus aman untuk digunakan.

  • Hindari ukiran pada kayu yang memiliki bau yang kuat

Tidak semua kayu bisa diukir. Beberapa kayu memancarkan bau tak sedap yang dapat menyebabkan sakit kepala. Selain itu, jika Anda berencana untuk mengukir kayu untuk tujuan komersial maka Anda tidak akan menjual karya seni kayu yang memancarkan bau yang sangat kuat. Ini buruk untuk bisnis.

  • Hindari cacat saat mengukir kayu

Sebelum mulai mengukir, ada baiknya untuk memeriksa balok kayu mentah jika terdapat cacat. Anda tidak membutuhkan kesempurnaan. Anda harus menilai dengan cepat apakah kayu bisa digunakan atau tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *